Langsung ke konten utama

PUSAT REHABILITASI PENYANDANG TUNA SUSILA DI KOTA PALU

 Prostitusi merupakan sebuah kegiatan yang di dalamnya terdapat wanita yang dipekerjaan oleh mucikari untuk memberikan jasa seks terhadap kaum laki-laki. Edlund dan Korn (2002) menyebutkan bahwa prostitusi adalah sebuah pekerjaan yang dilakukan oleh wanita yang memiliki keterampilan rendah untuk mendapatkan gaji yang tinggi.
 perkembangan jumlah tuna susila di kota Palu termasuk dalam kategori fluktuatif atau tidak stabil, Sedangkan jumlah penyandang tuna susila di kota Palu relatif tinggi sehingga diperlukan wadah khusus untuk menangani hal ini. wadah khusus dimaksud dapat berfungsi memberikan pelayanan rehabilitasi kepada para penyandang tuna susila  secara maksimal, dengan pelayanan rehabilitasi sosial yang meliputi pembinaan fisik mental, Sosial, mengubah sikap dan tingkah laku, pelatihan keterampilan dan resosialisasi serta pembinaan lanjut bagi para wanita tuna susila.



Mahasiswa    : Masriah // F221 15 071


Komentar

  1. 👍usaha yang patut diapresiasi, sepertinya punya ananda Masriani "pusat rehabilitasi penyandang tuna susila" khusus yang "perempuan" ya? 🙂,..btw.. saya membayangkan eksekusi desainnya akan menegaskan tema "perempuan" itu jika sedikit mengekplorasi "tubuh" dan aspek feminis yang menyertainya. akan menjadi mudah saya pikir jika lebih menghayati "keperempuanan" apalagi dirimu juga peempuan. Mungkin sedikit saja bisa menelaah konsep fluiditasnya Irigaray, atau umpama memaknai aspek venustas vitruvius masa silam dan identifikasinya atas kolom ionic' yang tampak lebih feminim dibanding doric' yang lebih maskulin. mungkin juga bisa menengok beberapa karya Zaha Hadid. Jika demikian saya duga desainnya akan mengalir dan bisa selaras/menyatu dengan tapak yang relatif berkontur. Bentuk "tangan" yang merangkul, mengalir, melingkar, menghangatkan, menurut saya tak perlu menonjolkan "siku" yang tajam dan "menyikut" 🙂. mungkin kedepan bisa mengembangakan desain tematik yang lebih "menggairahkan" lagi. bagaimanapun ini adalah karya yang sekali lagi patut diapresiasi..., selamat menempuh tugas akhir terus belajar dan berkarya, sukses selalu👍salam sehat jiwa raga..

    BalasHapus
  2. Terimakasih atas masukan nya pak. Iya benar pak ini fasilitas khusus untuk perempuan. Sekali lagi terimakasih banyak pak.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

DESAIN GEDUNG POLRES MOROWALI

 Kepolisian resor disingkat Polres adalah struktur komando kepolisian  Republik Indonesia di daerah kabupaten/kota. Gedung kepolisian resor merupakan bangunan satuan kepolisian republik Indonesia yang  bertugas menyelenggarakan tugas pokok polri dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dan tugas-tugas polri lainnya dalam daerah hukum polres, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”.  Kabupaten Morowali sendiri pada awalnya memiliki mako polres sendiri yang berada di Jl. Bhayangkara No. 9 Kolonodale, Beteleme, Lembo, Morowali Utara. Pada tanggal 12 April 2013 terjadi pemekaran daerah dan terbagi menjadi kabupaten Morowali dan Morowali Utara sehingga yang dulunya polres Morowali kini menjadi Polres Morowali Utara karena letaknya yang berada di wilayah administrasi kabupaten Morowali Utara. Setelah 6 tahun lamanya, dilakukan pembentukan polres Morow...

DESAIN PERMUKIMAN NELAYAN DI DESA LERO TATARI KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA.

Permukiman merupakan salah satu masalah esensial dalam kehidupan. Setiap manusia memerlukan permukiman untuk pelaksanaan aktivitas kehidupan sehari-hari. Permukiman menjadi wadah bagi manusia untuk melangsungkan kehidupannya disamping menjadi tempat berinteraksi dengan manusia lainnya dalam satu komunitas. Diantara faktor yang mempengaruhi ketersediaan permukiman bagi masyarakat adalah ketersediaan lahan untuk membangun permukiman tersebut dan mempertimbangkan potensi mata pencarian mereka sebagai nelayan di daerah tersebut. Desa Lero Tatari adalah salah satu Desa yang ada di Kecamatan Sindue  Kabupaten  Donggala, dan merupakan desa hasil pemekaran dari Desa Lero pada tanggal 15 maret 2003. Desa Lero Tatari terdiri dari IV Dusun dengan luasan 8,83 Ha, salah satu Dusunnya yaitu Dusun IV dengan luas 2,3 Ha,yang terdiri dari 130 kk dengan jumlah penduduk 376 jiwa Dengan luasan kepemilikan lahan yang memiliki ukuran yang berbeda-beda pada setiap KK (2012) merupakan sebuah kawasan ...

KAWASAN WISATA ROHANI KRISTEN DI WERA KABUPATEN SIGI

  Mahasiswa : Natalia Monica  //  F221 14 130 Manusia yang sehari-hari disibukkan oleh pekerjaannya membutuhkan adanya suatu bentuk relaksasi untuk mengendurkan ketegangan pikiran dan mengembalikan keseimbangan tubuh, jiwa, dan rohnya, umat Kristiani secara khusus mengalaminya. Menyingkir atau menyepi ke suatu lokasi dengan menikmati keindahan alam terutama dengan suasana yang masih alami dapat mengembalikan kesegaran jasmani maupun rohani. kegiatan wisata kerohanian Kristen atau kegiatan retret banyak diselenggarakan oleh Gereja, Lembaga-lembaga Kristen, Pendidikan tinggi teologia. Kawasan Hutan Wisata Wera yang terletak di Kecamatan Dolo Barat merupakan lokasi terpilih Dalam kaitannya dengan perencanaan sebuah kawasan wisata rohani sebagai lokasi perencanaan dengan mempertimbangkan potensi-potensi yang dimiliki. Kawasan wisata rohani Kristen Wera merupakan kawasan wisata yang didalamnya terdapat fasilitas-fasilitas yang mewadahi sejumlah kegiatan rohani umat Kristiani d...